Breaking News

10 Artis yang Pernah Terjerat Narkoba

10 Artis yang Pernah Terjerat Narkoba

www.carfreeinbigd.com10 Artis yang Pernah Terjerat Narkoba. NARKOBA, Barang haram yang satu ini memang bisa menjadi candu hawa nafsu atau hanya sekedar tren saja? sekedar untuk tampak sangar dihadapan teman, Kolega kerja atau pun kerabat terdekat, Banyak yang telah terjerumus kedalam nya hanya karena hal hal diatas. Sungguh bikin ngilu bukan.

Sering kali kita jumpai beberapa artis papan atas, Bahkan pejabat negara pun yang memakai barang haram tersebut. Yang tentu saja di dapan dengan harga yang tidak murah. Sudah banyak artis tanah air yang terjerumus masuk kedalam dunia narkoba.

Bukan menjadi contah untuk yang belum pernah memakai, Tapi justru yang belum pernah memakai malah ikut ikutan agar terlihat tidak cupu huhuhu.Dengan alasan stres, Frustasi, Bahkan dengan alasan untuk menunjang perfom mereka tetap epic saat di panggung.

Narkoba bukan barang untuk coba coba,pemakai nya bisa dijerat dengan Undabg undang yang telah berlaku hingga dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun. Saya rasa undang undang seperti ini pun masih belum bisa memberi efek jera terhadap pemakai narkotika atau pun narkoba, Butuh payung hukum yang lebih keras agar anak bangsa indonesia ini terbebas dari jerat narkotika. penjara lebih lama mungkin? Atau hukuman mati ?

Hanya diri kita sendiri yang bisa menjaga pergaulan kita, Orang tua hanya sebatas mengawasi dan menasehati, Memberi tahu kita bahwa itu akan buruk kedepan nya. Soo langsung aja berikut daftar artis tanah air dan pejabat yang pernah terjerat kasus narkoba. Chek this out.

1. Catherine Wilson

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok menjatuhkan hukuman tujuh bulan penjara kepada selebriti Catherine Wilson karena penyalahgunaan narkoba.

Pada sidang putusan online pada Senin (25/1), majelis hakim menilai Catherine terbukti bersalah secara hukum dan persuasif dalam tindak pidana terkait penyalahgunaan narkotika terkait sabu. Selain Catherine, hakim juga menjatuhkan vonis serupa. . Kasus Jumadi, seorang kurir.

Petikan dari majelis hakim yang diterima dari Bagian Humas Pengadilan Negeri Depok, Senin (25), “Terdakwa Catherine Wilson dan Jumady masing-masing divonis tujuh bulan penjara.” / 1).

Putusan kedua terdakwa dipimpin oleh Nugraha Medica Prakasa, dengan dua hakim anggota Nanang Herjunanto dan Eko Julianto sebagai ketuanya.

Dalam putusannya, majelis hakim memerintahkan pemusnahan banyak barang bukti narkotika yang diperoleh dalam perkara tersebut. Beberapa barang bukti antara lain alat hisap sabu dan telepon genggam merek iPhone XR warna hitam.

Catherine ditangkap sendirian di kediaman Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada 17 Juli 2020. Sehari kemudian, aparat kemudian menangkap Jumadi, seorang petugas keamanan yang bekerja di kediaman Catherine, yang diduga dianggap sebagai utusan.

Akhir Juli, setelah Badan Narkotika Nasional (BNNK) kabupaten / kota menyetujui permohonan rehabilitasi Catherine sebelumnya, Catherine melanjutkan rehabilitasi.

Hasil pemeriksaan menunjukkan AKBP Sapta Marpaung, Wakil Direktur Penyidikan Narkoba Poda Metro Jaya, mengatakan kristal sabu yang dikonsumsi Catherine dibeli dari pedagang berinisial A dan masih dalam penjualan.

“Iya, silahkan beli dengan harga 3 juta, “kata Wakil Direktur Penyidikan Narkoba AKBP Polda Metro Jaya Sapta Marpaung pada Juli 2020.

2. Askara Parasady Harsono istri Nindy Ayunda.

Kasus narkoba dan senjata api (senpi) suami Nindy Ayunda Askara Parasady Harsono mengalami kemajuan baru. Polisi menaikkan status kasus dari investigasi ke investigasi.

Dengan kata lain, Askara Parasady Harsono diduga melakukan tindak pidana. Polisi akhirnya mengeluarkan Surat Perintah Mulai Penyidikan (SPDP).

Surat ini sudah diserahkan penyidik ​​ke kejaksaan. Edwin Beslar, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, membenarkan hal ini: “SPDP kasus narkoba sudah diterima pada 18 Januari 2021, dan SPDP senpic case diterima pada 20 Januari 2021. Ya,” kata Edwin. Jumat (29/1/221) dikonfirmasi oleh wartawan sebagai Beslar.

Tak hanya itu, Edwin juga mengatakan identitas pengusaha muda tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Askara Parasady Harsono diduga telah melanggar hukum yang ada di Indonesia.

“Ya (sudah jadi tersangka),” kata Edwin Beslar.

Tadinya, Askara Parasady Harsono( Askara Parasady Harsono) dibekuk Dasar Narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada 7 Januari 2021.  Ia dijaga dengan aman oleh anggota kami di rumah nya kawasan pondooh pinangg.

Saat melakukan penggrebegkan, team sukses menemukan narkoba “Happy No. 5” atau H5 dalam alat penghisap sabu. Selain itu, brankas Askara Parasady Harsono berisi senjata api berlisensi tidak resmi.

Soal kepemilikan senjata api, polisi telah merujuk kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat.

Usai terjatuh dari tangga, Askara Parasady Harsono pun digugat cerai Nindy Ayunda. Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 Januari 2021.

Nindi Ayunda menggugat cerai Askara Parasady Harsono karena sikapnya yang lemah terhadap suaminya. Dalam pernikahannya, dia dituduh melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Nindy Ayunda.

Selain itu, Nindy Ayunda juga melaporkan penganiayaan tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 19 Desember 2020. Sejauh ini, proses hukum masih berjalan.

3. Lucinta Luna

Selebgram Lucinta Luna telah terlibat kasus narkoba selama hampir setahun. Dia saat ini menjalani hukuman di Lapas Pondok Bambu.

Seperti diketahui, Lucinta Luna divonis 1,5 tahun penjara karena terbukti menyalahgunakan narkoba. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat menyampaikan putusannya pada 30 September 2020.

Dijelaskan Kepala Humas dan Perjanjian Ditjen Hukum dan HAM, Lucinta Luna dinyatakan bebas sepenuhnya pada 10 Agustus 2021. Dikomunikasikan saat bersentuhan dengannya. 29/1/2021).

Rica berkata: “bebas sepenuhnya pada 10 Agustus 2021.”

Rica menegaskan, kebebasan murni tentu termasuk denda Rs 10 crore yang dikenakan oleh Lucinta Luna. Jika dendanya dibayarkan tepat waktu, Lucinta akan dibebaskan pada 10 Agustus 2021.

Rica berkata: “Jika dia membayar denda 10 juta rupee (sepenuhnya gratis). Jika dia tidak membayar denda, tambahkan denda satu bulan.”

Selain itu, Rika membahas masalah asimilasi yang biasanya bisa dipidana. Rika menjelaskan, jika Lucinta Luna memenuhi syarat, dia mungkin akan berasimilasi.

Sebagai salah satu syarat untuk asimilasi, Lucinta Luna juga diharuskan membayar pembayaran anak perusahaan terlebih dahulu. Itu harus dibayar oleh Lucinta Luna.

Rica berkata: “Mengenai asimilasi, kami akan memeriksa apakah sudah waktunya.”

Ia melanjutkan: “Ada hubungan asimilasi, tapi sebelum mengusulkan asimilasi, tentunya Lucinta harus membayar terlebih dahulu.” Rika menegaskan, jika Lucinta Luna memenuhi syarat, maka akan dibuatkan rekomendasi asimilasi untuknya. Rika juga membicarakan hal ini.

Rica menyimpulkan: “Jika rekan residen Lucinta Luna yang memenuhi persyaratan diprogram sebagai objek asimilasi berdasarkan persyaratan setiap orang.”

Baca Juga:

Pria Di Sukaraja Bogor Rampok Rekan Kerja Karena Kecanduan Judi Online

4. Tio Pakusadewo

Seniman senior Tio Pakusadewo dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena menyalahgunakan mariyuana. Dio dinyatakan bersalah secara hukum atas penyalahgunaan narkoba dan didakwa dengan hukuman penjara dengan alih-alih rehabilitasi. “Hari ini, jaksa mengumumkan tuntutan pidana terhadap terdakwa Irwan Susetyo alias Tio Pakusadewo bin Setyonoharjo, dan divonis dua tahun penjara berdasarkan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba,” kata Direktur Intelijen Jakarta Selatan. Badan Kejaksaan, Odit Megonondo, Selasa (5/1/2021).

Bagaimana penanganan kasus narkoba Tio Pakusadewo hingga divonis penjara? Pria bernama asli Irwan Susetio itu ditangkap pada 14 April 2020 di kediamannya di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Saat melakukan penangkapan, polisi menyita barang bukti berupa ponsel dan sebungkus ganja seberat 18. Gram dan metamfetamin atau alat sniffing. Penangkapan Tio bukanlah yang pertama kali. Tio terlibat kasus serupa pada Desember 2017 lalu. Saat melakukan penangkapan, polisi menyita barang bukti berupa sabu-sabu 1,06 gram, tiga klip plastik, dan senjata api.Badan juri Majelis hukum Negara Jakarta Selatan memidana bintang film peraih Piala Pandangan pada 24 Juli 2018 itu. 

Serupa dengan kasus tahun 2017, hasil tes urine Tio menunjukkan bahwa metamfetamin atau zat dalam obat sabu dan amfetamin atau kandungan obat ekstasi aktif digunakan. Tio mengaku mengonsumsi sabu seminggu sekali. Ia mendapatkan barang ilegal berinisial R dari tersangka. Pelukis senior bahkan membeli sabu kristal dari tersangka R setiap bulan. Untuk setiap transaksi, Tio akan membeli 0,5 gram sabu. “Dikala awal kali masuk stadion, sepekan sekali dapat memakai sabu . Dalam sebulan ia bisa membeli barang haram sebanyak dua kali, dengan setiap pembelian 0,5 gram,” Polda Kombes Yusri Yunus, 14 April 2020 Kabag Humas Kata Metro Jaya.

Kecanduan narkoba, Theo juga mengaku mengonsumsi mariyuana, sabu, dan ekstasi. Karenanya, polisi menemukan barang bukti berupa 18 gram ganja yang diperoleh dari tersangka IG. Polisi memperkirakan Tio kecanduan narkoba karena ditangkap lagi karena penyalahgunaan narkoba setelah sembuh.

Yusri mengatakan: “Para personel yang terlibat sepertinya sudah lama menggunakan arena ini.” Pada saat yang sama, sidang Tio Pakusadewo akan digelar kembali pada 12 Januari, dengan agenda pembacaan sumpah.

5. Millen Cyrus

Sejak 10 Januari 2021, selebriti Millen Cyrus baru saja menjalani rehabilitasi di BNN Lido, Jawa Barat. Meski sudah kembali beraktivitas normal, keponakan Ashanti mengaku masih mengidap kasus narkoba itu sempat trauma. Mirren mengatakan di kanal YouTube Atta Halilintar, Rabu (27/1/2021), “Perasaan saya memang masih sangat sedih dan masih sakit hati, yang artinya saya tidak bisa menjadi seorang veteran. Kepercayaan dirinya Tidak terbuka untuk umum. . “). Dari pengalaman tersebut, Millen Cyrus kini lebih berhati-hati saat melakukan apapun.

Dia juga menjadi lebih berhati-hati dalam mencari teman, karena dia tidak ingin mengalami dilema seperti sebelumnya. Dia berkata: “Tidak apa-apa sekarang, jadi saya ingin melakukannya sebelumnya.” Meski begitu, Millen Cyrus tetap bersyukur kepada Tuhan atas pencobaannya dan menyadarkannya. Pemilik nama asli Muhammad Millendaru Prakasa Samudro ini yakin, jika tidak mendapat peringatan yang sama seperti kasus narkoba kemarin, situasinya akan semakin parah.

Dia menyimpulkan: “Saya sangat senang bahwa Tuhan telah memberi saya ujian, dan saya harus dihukum. Tanpa ujian, saya mungkin orang yang berarti, bukan salah, tapi pergaulan salah.”

6. Selebgram Sylva Angel

 Baru-baru ini, seorang selebritas dan tiga temannya ditangkap di vila Jalan Batu Belig di Kuta, Pakistan Timur Laut karena dicurigai melakukan penyalahgunaan narkoba. Ternyata itu adalah Sylva Angel.

Polisi di Denpasar Bali membekuk seseorang selebriti perempuan asal Jakarta bernama samaran S( 23) sebab komsumsi narkoba dikala liburan di Bali . S ditangkap atas nama J (24), R (21) dan A (20) bersama beberapa rekan lainnya saat acara narkoba yang digelar di sebuah vila di Seminyak, Kuta, Kabupaten Padang, Bali pada Rabu (6/1). 2021) malam.

VSylva Angel mengonsumsi obat P-Flouro Fori ketika dia ditangkap.Dikala ini Syiva sedang ditahan di Polres Denpasar bersama ketiga temannya( nama samaran J, R serta A).

Jadi siapakah Syiva Angel? Syiva dikira selebritas. Account Instagram- nya mempunyai 81. 000 pengikut. 

Selain itu, ia juga memiliki channel YouTube dengan kurang lebih 662.000 pengikut.

Di saluran syivangel, dia membagikan 298 blog video. Dari Playstation, PC hingga Steam, dia menciptakan semua jenis konten, tetapi sebagian besar terkait dengan game.

Seperti yang kita ketahui bersama, Syiva Angel merupakan lulusan S1 jurusan manajemen dari salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Di akun Instagram-nya, ia membagikan potret kelulusannya.

7. Vitalia Sesha

Model Vitalia Sesha menyebut kekasihnya Andri telah dibebaskan.

Andri ditangkap dengan Vitalia Sesha karena dicurigai menggunakan narkoba.

Seperti Vitalia Sesha, kekasihnya juga dibebaskan bersyarat setelah menjalani proses asimilasi oleh Kementerian Hukum dan HAM.

Pada Jumat (29/1/2021), Vitalia Sesha TransTV mengatakan: “Jika Anda belum bertemu, maka komunikasikanlah.”

Namun, Vitalia Sesha tak menjelaskan kabar soal hubungannya.

Vitalia Sesha, 34 tahun, mengatakan: “Untuk kedepannya semoga bisa menjadi jodoh ya hubungan yang baik, alhamdulillah.” Sejauh ini, Vitalia Sesha mengaku masih mencintai Andri dan berharap bisa segera menikah.

Dia berkata: “Saya benar-benar ingin membangun hubungan. Tetapi ketika Anda menikah, manusia merencanakan, tetapi Tuhan yang memutuskan.”

Meski sempat ditangkap karena penggunaan narkoba dan penyakit mental pada saat bersamaan, Vitalia Sesha mengatakan bahwa pacarnya adalah orang yang baik dan tidak berdampak negatif.

Vitalia Sesha dan kekasihnya ditangkap di Apartemen The Mansion di Pademangan, Jakarta Utara pada 24 Februari 2020.

Polisi menangkap 10 pil ekstasi, 34 obat psikotropika “Happy Five” dan 0,63 gram kristal (masing-masing milik Vitalia Sesha dan Andri).

8. Ridho Rhoma

Biduan Ridho Rhoma terletak dalam suasana yang susah sebab ia dipenjara sebab penyalahgunaan narkoba. 

Ridho mengartikannya sebagai pengalaman hidup, dan ia percaya bahwa waktu yang dihabiskan di penjara tidak dapat ditemukan di mana pun.

Saat putra Raja (roma Irama) menjadi tamu di acara Okay Boss yang dipandu oleh Raffi Ahmad dan Gading Marten, ia menceritakan masa lalunya. Seperti dikutip Gri d.ID dalam siaran langsung, Kamis (28/1/2021).

“( Pelajaran) Aku tidak dapat meneruskan ke universitas paling tinggi mana juga,” imbuh aku. 

Setelah keluar, pelantun lagu “Menunggu” ini bahkan menjadi pendatang baru.Bagi pria ini sebagai aktor, di masa depan ia tidak punya pilihan selain bangkit dari masa-masa sulit.

Rido menekankan: “Saya bersyukur telah mengalami segala sesuatu yang menjadikan saya pribadi baru. Pasti ada lapisan perak di balik sesuatu, bagaimana kita bisa belajar dari segala sesuatu yang ada, jika kita jatuh, Bangkit, jangan lakukan ini.” Dia melanjutkan, “Terus turun.” Dia menjelaskan. “Jika jatuh ke titik terendah, maka tidak ada pilihan selain bangkit.”

Seperti kita ketahui bersama, karena Rido memiliki kristal sabu, dia harus mendekam di penjara selama 10 bulan.

Usai menjalani hukuman, Ridho Rhoma dibebaskan pada Kamis (25/1/2018), namun Mahkamah Agung memperpanjang hukuman Ridho Rhoma dari 10 bulan menjadi 1 tahun 6 bulan penjara melalui putusan terakhir.

Sejak Jumat (12/7/2019), Ridho Rhoma kembali merasakan dinginnya batang besinya.

Ridho Rhoma menjalani hukuman satu tahun enam bulan di Rutan Salemba Kelas I di Jakarta Pusat.

Sementara itu, pemain film Dawai Asmara dirilis pada Rabu (1 Agustus 2020) di Rutan Salamba, Jakarta Pusat.

9.Vanessa Angel

Pada 16 Maret 2020, artis karakter Vannesa Angel dan suaminya Febri Ardiansyah atau yang biasa disapa Bibi Ardiyansyah ditangkap oleh Polres Jakarta Barat atas dugaan penyalahgunaan narkoba. Saat mereka menangkap keduanya, polisi menyita banyak barang bukti, termasuk 20 pil obat psikotropika. Keesokan harinya, Vanessa dipulangkan karena tes urine menunjukkan penyalahgunaan narkoba. Namun, pada 9 April 2020, polisi kembali dan menyimpan pil Xanax Vanessa di kediamannya. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat menjatuhkan hukuman tiga bulan penjara dan denda Rp 10 juta pada Kamis (11 Mei 2020). Namun, Vanessa tak perlu menjalani hukuman penuh karena sudah menjadi narapidana kota sejak 9 April 2020. Sampai dengan tanggal putusan (5 November 2020), Vanessa telah ditahan selama 210 hari, yang setara dengan 42 hari penahanan perkotaan. karena itu,Vanessa masih harus menjalani hukuman sekitar 1,5 bulan penjara.

10. Roy Kiyoshi

Polisi mengatakan Roy Kiyoshi sangat bergantung pada obat-obatan psikotropika. Karena itu, psikolog harus menjalani perawatan rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Narkoba (RSKO) di East Chibbo, Jakarta.

Sebelumnya Roy dievaluasi melalui tes yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN). Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan yang mendalam sangat dianjurkan.“Berdasarkan hasil evaluasi, akhirnya kami harus mempercayakan Roy Kurniawan alias Roy kiyoshi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih mendalam di RSKO,” kata Vivick Tjangkung, Kapolsek Narkotika Polres Jakarta Selatan. Office, Kamis (14/5/2020).

Ia meneruskan:” Sebab ketergantungan yang besar dari Roy pada obat itu, ia menginginkan ajudan yang amat sungguh- sungguh. “

Sementara itu, kuasa hukum Roy Henry Indraguna mengucapkan terima kasih kepada polisi. Henry juga berharap agar Roy sembuh.Kami mengucapkan terima kasih kepada Satnarkoba, seorang anggota Polsek Jakarta Selatan yang telah banyak membantu Roy sehingga Roy akhirnya sembuh. “

Henry menyimpulkan: “Saya berharap Roy dapat pulih dengan cepat dari penyakitnya. Ini adalah harapan kami. Hanya ini yang kami miliki.”

shares